........SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE
DISAMPING KANAN INI.............
PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS
........................
Menurut surat kabar lokal, BT, Marius, nama jerapah itu, diberi makan dulu
sebelumnya dan dibunuh dengan cara ditembak bagian kepalanya. Selanjutnya, para
petugas kebun binatang membedah tubuh Marius dengan disaksikan oleh pengunjung.
Tubuh binatang yang sudah terpotong-potong ini untuk kemudian diberikan kepada
singa yang ada di kebun binatang itu.
Pihak kebun binatang bersikukuh dengan keputusan untuk membunuh Marius. Mereka menyebutkan, mengirim jerapah ini ke kebun binatang lain juga akan beresiko dengan masalah pembiakkan. Dikatakan gen Marius sudah terwakilkan dengan baik di antara jerapah di kebun binatang itu.
"Kami tahu kami melakukan hal yang benar. Banyaknya reaksi tidak akan mengubah kebiasaan yang kami lakukan. Ini sangat penting bagi kami untuk bertanggung jawab seluruhnya. Kami memerlukan stok yang sesehat mungkin, jadi kami menghindari pembiakan," ujar direktur sains kebun binatang, Bengt Holst kepada Danish TV2.
GUUARDIAN | DEWI RETNO
DISAMPING KANAN INI.............
PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS
........................
Kebun Binatang di Denmark
Bunuh Jerapah Koleksinya
TEMPO.CO –
TEMPO.CO, Jakarta -Sebuah kebun binatang di Denmark
mendapatkan kecaman setelah membunuh seekor jerapah yang sehat. Alasan
pembunuhan ini dilakukan karena undang-undang di Eropa tentang pembiakkan
hewan. Sejumlah pendemo berkumpul di luar kebun binatang, Minggu 9 Februari
2014, untuk mencegah pembunuhan ini.
Pihak kebun binatang bersikukuh dengan keputusan untuk membunuh Marius. Mereka menyebutkan, mengirim jerapah ini ke kebun binatang lain juga akan beresiko dengan masalah pembiakkan. Dikatakan gen Marius sudah terwakilkan dengan baik di antara jerapah di kebun binatang itu.
"Kami tahu kami melakukan hal yang benar. Banyaknya reaksi tidak akan mengubah kebiasaan yang kami lakukan. Ini sangat penting bagi kami untuk bertanggung jawab seluruhnya. Kami memerlukan stok yang sesehat mungkin, jadi kami menghindari pembiakan," ujar direktur sains kebun binatang, Bengt Holst kepada Danish TV2.
GUUARDIAN | DEWI RETNO
